|
Friday, 02 January 2009 |
|

Pengorganisasian di Kediri dilakukan untuk menumbuhkan solidaritas sekaligus memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Hal inilah yang menjadi tujuan tiga orang penggerak yakni Lilik Nur Hayati, Moh. Zaini, dan Abdul Azis Alkaf. Ketiganya adalah anggota Perkumpulan Alha-Raka yang melakukan aktifitas mendorong gerakan sosial di wilayah Kabupaten-Kota Kediri. Mereka dengan beberapa penggerak lain juga menjadi inisiator dalam membangun organisasi aliansi yang berangkat dari keinginan kelompok-kelompok di desa untuk memperkuat organisasinya. Aliansi ini diberi nama Serikat Rakyat Kediri Berdaulat (SRKB) yang pada saat dideklarasikan pada bulan April 2007, diikuti 41 kelompok masyarakat. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
 Tidak mudah bagi Saiful Anam yang di kalangan teman-teman Alha-Raka lebih dikenal dengan sebutan Black, memutuskan untuk pulang kampung. Namun berbagai persoalan ekonomi dan sosial yang dialami warga di sekitar tempat tinggalnya di Desa Warugunung-Kramajetak Pacet Kabupaten Mojokerto, memaksanya melakukan sesuatu. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
Tidak terpikir untuk kembali ke desa tempat dilahirkan setelah sekian lama berdomisili di kabupaten Jombang. Namun, setelah melihat persoalan kemiskinan di kampung halamannya, berbekal tekad meski sempat kebingungan, ia memutuskan untuk kembali ke desa. Tepatnya di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Caruban Madiun. Tujuannya satu, membangun daerahnya kembali. Itu mungkin yang bisa menggambarkan perjalanan salah satu penggerak, Saad Sholaidin alias Kang Robert, yang juga anggota Perkumpulan Alha-Raka dalam menginisiasi gerakan rakyat di Caruban-Madiun.
|
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
Harus ada aturan tegas tentang hubungan antara masyarakat yang dilayani dan birokrasi pemerintah yang melayani” ujar Erjik Bintoro, SH, MH, MM, ketua DPRD Kabupaten Kediri dalam Seminar Raperda Pelayanan Publik, pada tanggal 27 November 2008 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Kediri. Seminar atas inisiatif Komisi A DPRD ini, menghadirkan pembicara Drs. Suko Widodo, MA., Munasir Huda, Agus Widyarto, S.sos, M.Si. Dan dari eksekutif diwakili oleh Sholahuddin, Ketua Bapeda, sebagai nara sumber untuk mendapatkan masukan serta kritik.
|
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
Abdul Muhaimin, penggerak di Desa Badang Ngoro Jombang dan desa-desa lain di sekitar tempat tinggalnya, mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan cara berkelompok menyelesaikan persoalan yang dirasakan. Beberapa kelompok tersebut diantaranya adalah; Paguyuban Perempuan Anggrek Watulintang Desa Badang, Kelompok Petani Bunga Sukotirto Badang, BMW Wedani Badang, Kelompok Pemuda IKAPASA Sanan Mojoagung, Forum Warga Pengkol Kandangan Kediri, Paguyuban Budi Luhur Ngepeh Ngoro, dan Radio Komunitas “Suara Budi Luhur” Ngepeh. Dimana semua kelompok ini kini telah bergabung menjadi anggota organisasi KRJB. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
Pengalaman tentang perjuangan kelompok di Dusun Bilo Parang yang sedang membangun desanya ini tidak lepas dari peran kader-kadernya. Mereka akan menjadi bagian dari sejarah desa ini kelak jika pengorganisasian terus berjalan. Salah satu yang menjadi penting dalam gerakan ini adalah posisi SRKB dimana menjadi forum aliansi yang mampu memberi ruang diskusi dan konsultasi antar kelompok dalam menyelesaikan persoalannya. |
|
Read more...
|
|
|
Friday, 02 January 2009 |
|
Upaya Mendorong Gerakan Rakyat di Kabupaten Jombang khususnya yang dilakukan oleh Perkumpulan Alha-Raka dengan tiga orang penggerak yakni; Abdul Muhaimin yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Doel, berkonsentrasi di wilayah Kecamatan Ngoro dan Mojowarno Jombang, Zainul Abidin lebih banyak beraktifitas dengan komunitas perkotaan (pedagang kaki lima, pemuda dan kelompok usaha kecil), dan Zaki Fitri Widodo di Kecamatan Bareng. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 53 - 65 of 119 |